Sejarah BTN Indonesia
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia bank ini diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan di Ubah menjadi kantor Tabungan Pos. Nama dan bentuk perusahaan selanjutnya berubah beberapa kali hingga akhirnya pada tahun 1998 diubah menjadi nama dan bentuk resmi yang berlaku saat ini yaitu di Bank Tabungan Negara setelah proklamasi kemerdekaan mendasari pengambil alihan Tyokin Kyoku dari pemerintah Jepang.
Bank BTN diprakkarsai oleh bapak darmosoetanto dan diganti dengan nama Bank Tabungan Pos dan beliau ditunjuk oleh pemerintah sebagai direktur utama dan mengemban tugas pertama yaitu menukar uang Jepang dengan ORI atau Oeang Republik Indonesia.
Pada akhirnya pada tahun 1968 Bank Tabungan Pos dikuuhkan menajdi Bank Tabungan Negara hal ini didasarkan pada UU No. 20 tahun 1968 tanggal 19 Desember 1968.
Bank BTN memiliki visi bahwa Bank BTN ingin menjadi Bank yang terkemuka dalam pembiayaan perumahan. Bank BTN serius untuk merealisasikan program sejuta rumah yang telah dicanangkan oleh Presiden RI. Sejumlah aksi telah dilakukan oleh Bank BTN perusahaan serius untuk bagaimana dapat mempercepat realisasi dari program tersebut.
Termasuk menggelar pameran perumahan di 12 kota yang perusahaan lakukan saat ini, kegitan ini merupakan rangkaian dari strategis korporasi dalam menjaring masyarakat yang ingin membeli rumah dengan skim KPR sekaligus dalam rangka pemenuhan program sejuta rumah.
Kantor Pusat Perusahaan
Bank Tabungan Negara (BTN) Menara Bank BTN
Jl. Gajah mada No. 1
Jakarta 10130
Telp. (021) 6336789
Fax : (021) 6336719
Untuk informasi Lebih Lanjut DISINI

0 Komentar
Penulisan markup di komentar